Selasa, 28 Oktober 2014

Doa Harianku...



Inilah doa yang sering Aku panjatkan dengan mengangkat kedua telapak tangan dan membukanya menghadap ke atas. Dengan menganalogikan kedua tangan kita seperti antena, Insya Allah sinyal doa akan semakin besar jika kita mengangkat kedua telapak tangan kita.

Bismillahirrahmaanirrohiim.

Ya Allah ya Rahman...Puji syukur atas nikmat yang telah Engkau berikan kepada kami, nikmat Iman dan kesehatan, Shalawat dan salam tercurah kepada Rasul-Mu Muhammad SAW, Keluarga, para sahabat, dan pengikut setianya hingga akhir zaman.

Ya Allah....tolonglah kami agar bisa selalu ingat kepada Mu kapanpun dan dimanapun Kami berada, tolonglah kami agar bisa selalu bersyukur atas apapun yang Engkau berikan kepada Kami, dan jadikan aktivitas hidup kami sebagai amal ibadah terbaik kami...yang kelak akan menjadi teman setia kami.

Ya Allah.... dengan Kehendak Mu, jadikanlah hati kami bercahaya, lisan kami bercahaya, pendengaran kami bercahaya, penglihatan kami bercahaya, masa lalu kami bercahaya, masa depan kami bercahaya, atas dan bawah kami bercahaya. Cahaya yang bermanfaat untuk kami, keluarga, dan Bangsa kami. Cahaya yang menyejukkan dan Cahaya yang dapat menghantarkan Kami mendapatkan Ridho Mu.

Ya Allah yaa Gaffar....Ampuni dosa dan kesalahan kami, ampuni dosa dan kesalahan kedua orang tua kami, kasihi dan sayangi mereka sebagaimana mereka mengasihi dan menyayangi kami. Sehatkan kami, anak didik kami, dan keluarga kami.

Ya Allah yaa 'Alim....dengan ijin Mu.mudahkan kami mendapatkan ilmu Mu, kuatkan daya hafal, daya ingat dan pemahaman kami. Kayakan kami dengan rizkiMu yang halal dan barokah, dan mudahkan kami untuk menjadi pribadi yang giat beramal.

Ya Allah....karuniakan kepada kami, pasangan hidup kami, dan anak keturunan kami sebagai penyejuk hati dan penenang jiwa kami. Jadikanlah anak2 kami dan anak2 didik kami sebagai Generasi Indonesia Emas yang kelak akan menjadi pemimpin kami dan Bangsa Kami.

Ya Allah... dengan pertolonganMu kami mohon...bahagiakan kami di dunia dan akhirat serta jauhkan kami dari azab kubur dan azab neraka.

Sabtu, 13 September 2014

Terima Kasih Ibu Anak-Anakku...

Di dalam hadist, Rasulullah Muhammad SAW menyebut 3x  berturut-turut ketika sahabat bertanya tentang orang yang paling kita hormati yaitu Ibumu baru yang ke-4 Bapakmu. Aku sudah mendengar bunyi hadist tersebut dari kecil karena aku lahir dan dibesarkan di daerah pesantren, sedangkan penerapan hadist tersebut baru aku rasakan setelah menikah dan memiliki anak.
Mulai dari embrio sekitar minggu ke 4 atau masuk bulan 1 masa kehamilan, aku melihat istri sudah mulai mual dan muntah-muntah, karena terlalu sering mual dan muntah2 terkadang bisa dalam 1 hari lebih dari 1 kali maka kalau istri sedang muntah2 biasanya ia minta dibawakan air minum hangat maka akupun berlari mengambil air minum hangat untuk kumur2 dan minumnya. Setelah ia minum nampak di wajah dan badannya basah dengan keringat akibat menahan muntah yang cukup lama. Mual dan muntah istriku terus berulang sampai usia kandungan sekitar 4 bulan. Pernah ia bilang bahwa muntah itu baru berhenti kalau sudah mengeluarkan warna kuning dari lambung. Mendengar ucapan istri seperti itu aku ingat hadist itu...dalam hati saya berkata "Ya Allah....begitu besar perjuanganmu Ibu anak-anakku."
Setelah bulan ke 4, mual dan muntah sudah berkurang namun beban di rahim sudah semakin besar sehingga beberapa gerakan sudah mulai melambat. Ketika berjalan terkadang sambil memegang perut, saat duduk juga terkadang sering memegang pinggang, suhu tubuh meningkat sehingga suka yang dingin-dingin, dan amat sangat sensitif terhadap bau-bauan. Terkadang ketika naik mobil tidak mau memakai pendingin mobil katanya bau sehingga untuk meringankan mungkin hawa panas di dalam mobil maka kaca mobil dibuka atau membawa kipas tangan. Istriku amat senang jika Ibuku (kandung atau mertua) yang sudah bergelar nenek mengusap-usap perutnya yang semakin membesar. Dia bilang bahwa tangan nenek2 atau tangan anak kecil "adem" jika memegang perut orang yang sedang hamil.
Menjelang minggu ke 40 atau usia kandungan 9 bulan, merupakan masa penantian buah hati lahir. Masa melahirkan merupakan masa perjuangan hidup/mati seorang ibu. Beliau ikhlas mengorbankan apapun untuk dambaan hatinya termasuk nyawanya. Mulasnya tak tergambarkan dengan kata-kata, dan jauh melebihi sakit perut yang paling mulas yang pernah kita rasakan. Saat menakutkan ketika wanita sedang hamil dan sebaliknya saat yang dinanti saat wanita sedang hamil. Terima kasih ibu dari anak-anakku...
Kami mempumyai 3 buah hati yang karakter kelahirannya berbeda-beda. Anak pertama lahir setelah berdiam selama 2 hari 1 malam di rumah sakit Mekar Sari Bekasi pada hari Jumat tanggal 8 Mei 1998 dengan jenis kelamin wanita. Anak kedua lahir amat sangat mudah dan di luar perkiraan bidan dan dokter kandungan. Ia lahir di rumahku saat aku sedang mengajar tambahan di daerah Mampang Jakarta Selatan. Alhamdulillah di samping rumahku ada seorang bidan yang baik hati (semoga Allah memberikan tempat yang layak di sisiNya karena beliau telah wafat) sehingga persalinan istri dan anak keduaku dapat tertangani dengan baik. Sekitar pukul 20.30 aku baru sampai di rumahku yang berada di Bekasi telah diamanahkan lagi seorang anak mungil berjenis kelamin laki-laki, tepatnya hari Senin tanggal 6 November 2000. Rasa syukur kepada Allah yang telah menganugerahkan sepasang anak perempuan dan laki-laki, sehingga kami merasa menjadi manusia sempurna di Bumi ini.
Pada tahun 2003, Alhamdulillah Aku dan Ibuku bisa menunaikan rukum islam yang ke-5 yaitu pergi Haji. Karena keterbatasan biaya dan keikhlasan istriku dan kedua mertuaku Alhamdulillah sudah haji (maafkan dan terima kasih ya Mah...) sehingga aku tidak bisa mengikutsertanya. Istriku tahu benar perjuangan Ibuku yang mengantarkan aku menjadi seperti sekarang ini,  karena telah ditingal suami untuk selama-lamanya ketika aku berada di kelas 2 SD. Kami ikut rombongan reguler tanpa memakai yayasan bimbingan haji kecuali yang diberikan dari pemerintah dan masuk kloter 31. Haji pada tahun 2003, merupakan tahun pertama diterapkannya transportasi "shutle" ke Arafah dan Mina. Karena aturan baru akhirnya terjadi macet total dari jam 01.00 dinihari  sampai siang sehingga banyak jamaah yang tidak terangkut dari Mudzdalifah ke Mina. Aku dan rombongan akhirnya memutuskan untuk berjalan dari jam 06.00 waktu setempat menuju pemondokan di Mina yang jaraknya sekitar 5 km. Untuk seusiaku (32 tahun saat itu) jarak itu tidak begitu jauh namun untuk ibuku yang saat itu usianya sekitar 65 tahun amat sangat berat, ditambah lagi saat berangkat kaki kanan ibuku sudah sakit jika berjalan. Dalam keadaan berihrom (memakai pakaian hanya 2 lembar), kedua tanganku menjinjing tasku dan tas ibuku dengan sabar. Aku dan Ibu berjalan pelan jauh tertinggal dari rombongan yang memang usianya jauh di bawah usia ibuku. Perasaan haru yang membayangkan bagaimana kalau ada orang yang seusia ibuku atau lebih tua lagi yang tidak didampingi putra/putrinya, mungkin akan tersesat di padang pasir yang penuh dengan jutaan manusia dengan warna pakaian dan pemondokan yang sama. Sekitar jam 11.30 aku dan ibu sampai dipondokan, tak terasa kedua lenganku berdarah akibat gesekan tasku dan tas ibuku selama perjalanan hampir 5 jam. Istirahat sebentar setelah shalat dzuhur kami lanjutkan dengan melontar jumroh lalu tawaf haji dan tutup dengan tahalul (potong rambut) maka selesailah kewajiban haji.
Sekitar satu tahun setelah pulang haji, aku dikaruniai seorang putra lagi. Tepatnya pada hari Selasa 25 November 2003 di poliklinik 24 jam di Bekasi. Melahirkan anak yang ke 3 ini juga tergolong lancar karena terjadi setelah salim saliman dengan sanak family di Iedul Fitri. Rata-rata anakku mendapat ASI selama 2 tahun, istriku memang tidak bekerja di luar rumah sehingga kasih sayangnya 100% untuk anak-anakku dan tentu juga aku. Dulu sebelum menikah dia adalah guru SD dan Madrasah di dekat rumahku, namun ketika kami sudah memiliki anak pekerjaan itu dilepas agar bisa fokus untuk urus anak dan suami (terima kasih Ibu anak-anakku...)
Keikhlasannya membolehkan aku dan ibuku berangkat haji bersama mungkin yang menyebabkan ia juga mendapat panggilan Allah untuk menunaikan rukum islam yang ke 5 pada tahun 2008. Saat itu kaka kandungnya mau berangkat haji, maka aku tidak ragu lagi untuk menitipkan istriku padanya. Untuk meringankan tugas kakanya yang berangkat dengan suaminya maka istriku juga aku masukan ke yayasan haji di dekat rumahku. Alhamdulillah secara umum berjalan dengan lancar walaupun saat itu pemondokan jamaah haji Indonesia sangat jauh dari Masjidil Haram di kota Mekkah. Istriku cerita, untuk bisa ke Masjidil haram tidak bisa ditempuh dengan jalan kaki dan harus naik bus atau naik kendaraan umum 3x baru sampai.
Sekarang anak pertamaku sudah kelas XI SMA, anak ke 2 sudah kelas IX di sekolah tempat aku mengajar yaitu Labschool Jakarta, sedangkan yang ke 3 baru kelas V SDN 03 Puloasem Jakarta Timur. Sejak tahun 2012, saya dan keluarga meninggalkan kota Bekasi yang merupakan kota kelahiran kami sekeluarga. Selama 1 tahun ngontrak, Alhamdulillah diberikan kemudahan oleh Allah sehingga bisa membeli rumah mungil di gang yang hanya bisa dilalui oleh kendaraan motor di Jalan Pemuda Asli III Rawamangun Jakarta Timur. Untuk bisa ke SMA atau SMP Labschool kedua anak&hyku tidak perlu transportasi lagi cukup dengan jalan kaki selama 5 menit sudah sampai, kecuali anak ke 3 ku yang harus diantar dan dijemput karena jaraknya sekitar 3 km dari rumah dan melalui beberapa jalan raya yang padat kendaraan. Istriku di luar memang tidak memiliki pekerjaan tetapi pekerjaan di rumah sampai antar jemput anaku, ia yang jalankan. Kwalitas dan kwantitas pekerjaanku jika dibandingkan dengannya tidak ada apa-apanya walaupun aku sering pulang malam karena harus mempersiapkan kegiatan siswa yang tergolong banyak di Labschool. Pernah saat aku libur sekolah, istri ijin untuk reunian di pesantren tempat ia belajar. Aku merasakan begitu berat sekali, pagi-pagi sudah harus menyiapkan sarapan anak2ku, merapikan rumah, mengantar dan menjemput anak dengan waktu yang sudah ditentukan terlambat sedikit anak cemberut karena "BT" lama menunggu lalu memberikan memberikan penjelasan kepada anak kenapa bisa terlambat. Mencuci dan menstrika pakaian pada hari aktif sekolah sementara pada hari libur mereka bisa mencuci dan menstrika pakaian sendiri-sendiri. Terkadang juga beban anak yang nilai ulangan hariannya atau tugas sekolahnya masih di bawah KKM sementara semangat belajar anak masih belum nampak. Tampa keikhlasan seorang ibu maka ia akan cepat stress, yang katanya hanya ada di sumur, dapur, dan tempat tidur. Namun jika ia selalu ingat bahwa kedudukannya amat sangat tinggi di hati anak-anaknya, dan juga ada hadist yang lain yang mengatakan "surga itu di bawah telapak kaki ibu" serta di dalam Al Quran yang mengatakan janganlah kamu berkata "ah" kepada orang tuamu namun kita harus berkata lemah lembut dengan kasih dan sayang maka semua letih dunia itu akan lunas terbayar. Terima kasih Ibu anak-anakku...I love you FULL.














Rabu, 10 September 2014

Kamil yang Syamil

Hari ini, tepatnya hari Selasa, 9 September 2014 pukul 07.00 - 08.30  aku mengajar di kelas 9C.  Tidak ada materi yang aku siapkan karena aku sudah sepakat  dengan mereka bahwa hari ini akan ada ulangan pertama IPA Fisika. Pengkondisian kelas dan memindahkan posisi tempat duduk memakan waktu sekitar 15 menit. Pengkondisian yang cukup lama karena di kelas ini, ada siswa yang memang perlu pelayanan ekstra sabar dan ikhlas.
Sebut saja namanya Kamil (bukan nama sebenarnya).
Kamil anak yang baik namun memiliki energi yang cukup besar. Walaupun memiliki badan yang tergolong kecil dibandingkan dengan teman-teman seangkatannya. Kamil cukup disegani oleh teman-temannya, mungkin karena Kamil mudah bergaul sehingga memiliki banyak teman, atau juga karena temen-temanya sudah mengetahui sifatnya.
Di kelas Kamil tidak bisa diam atau sering pindah-pindah tempat, terkadang juga suka "iseng" dengan teman-teman satu kelas atau kelas yang lain. Jika ada guru yang telat masuk ke kelas 9C maka  Kamil sudah berada di kelas lain. Guru-guru sudah tahu bahwa memberi sanksi kepada Kamil tidak menyuruhnya ke luar kelas karena ia akan senang.
Setiap hari Kamil harus minum obat agar dapat mengurangi besar energi dan sifat isengnya itu. Ia masih dalam proses pengawasan psikolog tentu juga perhatian orang tua dan guru amat sangat diperlukan agar Kamil sembuh dengan sempurna.
Kebiasaan Kamil yang sering dilakukan selain keluar kelas antara lain: tidak memakai dasi sanksinya biasanya memakai dasi guru, membawa gitar walaupun tidak ada pelajaran seni musik, tuker-tuker sepatu sehingga kanan kiri sepatunya berbeda-beda, tidak bawa peci dan Al-Quran pada saat pelajaran agama dan tadarus Quran di awal pelajaran jam pertama setiap hari.
Semoga Kamil menjadi pribadi yang syamil (sempurna) dengan dukungan guru-guru, orang tua, dan teman-temanmu kelak, dan jangan lupa.... bahwa semua kehendak akan sia-sia jika tidak dikehendaki Allah SWT. Untuk itu, peran doa amat sangat diperlukan.











Senin, 08 September 2014

Salam Gunting

Pasar...tunggu... teriak seorang anak sambil melambaikan tangannya kepadaku. Aku menoleh ke arah teriakan itu, ternyata dia adalah muridku yang barusaja aku selesai mengajar di kelasnya. Dengan gayanya yang lincah seperti anak gadis yang baru dibelikan sesuatu yang ia senangi dari ayahnya, ia mendekatiku sambil berlari dan memberikan salam khasnya. Dia himpitkan kedua tangannya dan diletakkan di atas dada seperti salaman orang Sunda kemudian ketika kita mengikutinya dia tidak menyentuhkan ujung jarinya ke ujung jari kita tetapi ia langsung memutar telapak tangannya mirip seperti gunting. Awalnya aku agak "kecele" dengan gaya nih anak tapi ketika aku menyadari bahwa hanya sekedar "fun" saja maka aku ikuti seperti gayanya sehingga hubungan kami semakin dekat mungkin sedekat anak dengan orang tuanya di rumah.
Aku adalah guru fisika dan wajahku dibawah rata-rata banget, dan ada juga yang bilang wajah tanpa ekspresi. Karena banyak orang yang bilang bahwa fisika adalah pelajaran yang sulit walaupun kenyataannya memang sulit tapi asyiik...maka strategiku harus dekat dengan anak. Indikator yang paling mudah apakah anak dekat yaitu banyaknya anak bertanya ketika kita tidak hadir di kelasnya.
Alia, begitu teman-temannya memanggil. Adalah anak kelas 8 yang periang, berkulit putih, dengan panjang rambut sebahu, dan berat badan dengan tingginya nampak seimbang. Prestasi akademik di kelasnya tergolong di atas rata-rata, ya..masuklah peringkat 15 besar dari 40 siswa di kelasnya tapi ide-idenya yang spontan dan mudah bergaul membuat dia disukai banyak teman termasuk aku suka karakternya.
Kemarin dia cerita banyak tentang diri dan temannya yang masuk ke salah satu TV swasta. Sambil membawa foto ukuran 4R dia menunjukkan bukti dia telah masuk TV dan wajahnya jauh lebih cantik karena polesan make up. Akupun mengapresiasinya dengan mengucapkan "selamat"  dengan salam gunting yang unik darinya. Sambil bercanda aku juga memasukkan kata doa kepadanya dengan mengatakan "semoga cantik juga kepribadianmu", spontan dia jawab Aamiiin Pasar....terima kasih ya... salam gunting lagi....cring.








Minggu, 07 September 2014

Selamat Berjuang Anaku


Pada hari dan besok yaitu Sabtu dan Minggu, tanggal 6-7 September 2014,Saya dan istri mengantar anakku lonba renang di kolam renang Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.  Acara ini diberi nama "Pari Sakti                    Cup 2014, acara ini diadakan setiap tahun oleh club renang Pari Sakti yang bertempat di GBK. Tujuannya untuk membangkitkan semangat renang generasi muda khususnya yang ada di Jakarta, namun pada pelaksanaannya ternyata banyak juga pesertanya dari daerah lain seperti: Tanggerrang, Bekasi, Bogor, Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, dan ada juga yang bersal dari luar pulau Jawa seperti Kaltim, Kalbar, Lampung,  dan Sulteng.
Anakku Fathi Yakan Majid yang dipanggil Majid ikut lomba 50 meter gaya dada, estafet 200 meter gaya bebas, dan 50 meter gaya bebas. Kemarin Majid telah mengikuti 50 m gaya dada dengan waktu 63.09 detik sedangkan yang tercepat dan mendapat mendali emas waktu tempuhnya 38.69 detik. Sedangkan waktu tempuh estafet 200 m gaya bebas  dari Club Putra Rama dimana Majid berada di sana berada di posisi terakhir dengan waktu tempuh 196.18 detik.
Memasuki hari kedua lomba, semangat mereka masih tetap bergelora sebagaimana nama tempat renang ini walaupun kemarin mereka baru selesai jam 17.45. Melihat semangat mereka, kami orang tua yang mengantar juga menampakkan jiwa semangat walaupun terkadang pinggang dan kaki ini sering kaku dan kesemutan karena lama menunggu.
Jam 10.00 kami sudah sampai kembali di kolam renang GBK karena perkiraan kami Majid akan tanding sekitat jam 11.00, ternyata tandindingnya baru pukul 14.00.
Untuk gaya bebas ini Majid juga belum dapat juara yang diharapkan. Alhamdulillah waktu tempuhnya semakin kecil yaitu 49 detik sejauh 50 meter. Ini harus giat lagi dalam berlatih juga tentu saja tidak melupakan berdoa dan minta didoakan dari kedua orang tua, nenek, guru-guru, dan saudara semua, serta tak lupa juga dari teman SD dan Club Putra Rama Jakarta Timur. Dengan mengepalkan tangan kanan dan menghentakkannya ke atas sambil berteriak "JAYA TERUS RENANG INDONESIA"









Minggu, 17 November 2013

Mengantarkan Generasi emas Indonesia

Setelah melaksanakan shalat Subuh pada hari Minggu, 17 November 2013 saya telah mempersiapkan diri untuk menjpukul 17.15 WIBukul 17.15 WIBlankan tugas sekolah yang diamanahkan kepada saya yaitu menjadi guru pendamping final 3 lomba yaitu: final MGMP Matematika dan final Mator singkatan dari Matematika kalkulator tingkat Provinsi DKI Jakarta di SMPN 5 Jakarta Pusat serta  final kompetisi Internasional Anak Berbakat untuk Matematikan dan Sains di Bali dari hari ini sampai dengan hari Kamis, tanggal 17 - 21 November 2013.

Banyaknya siswa SMP Labschool yang lolos ke final untuk Mator sebanyak 4 orang yang terdiri 1 siswa dari kelas Akselerasi 2 yaitu Salma dan 3 orang siswa kelas 7 yang bernama Fadhila Mahardika Putri, M Fikri, dan Ananta Bagas. Sedangan untuk final lomba matematika MGMP DKI dan final kompetisi Internasional Anak Berbakat untuk Matematika dan Sains hanya Fadhila Mahardika Putri dari kelas 7F.
Fadhila yang merupakan panggilan akrab Fadhila Mahardika Putri merupakan  siswa yang mungil tetapi memiliki kecerdasan, kemauan, kekuatan, dan akhlak yang tinggi yang jarang dimiliki anak-anak seusianya. Kedua orang tuanya selalu mendukung setiap ada kompetisi   matematika atau sains dan tak jarang kedua orang tuanya yang selalu aktif mencaritemukan lomba yang terkadang sekolah belum dapatkan undangannya. Saat lomba sedang berlangsung Ibunda Fadhila selalu mengiringi kesuksesan putrinya dengan dzikir dan doa kepada Allah, Tuhan yang Maha Kehendak yang bila sudah berkehendak maka tidak ada kekuatan yang dapat menghalangi Nya.

Setelah Shalat Ashar di bandara Soetta, Saya dan Fadhila check-in pada pukul 16.0 dengan pesawat garuda  GA 414 dan terbang pukul 18.00 dengan lama perjal dan perbedaan waktu 1 jam. Setengah jam perjalanan atau sekitar di atas Jawa tengah ternyata banya     sehinggagerak pesawat tidak stabil atau banyak goyangannya, namun tidak lama kemudian gerak pesawat normal kembali dan kami sampai di bandara I Gusti Ngurahrai pukul 20.00 WITA.

Dari bandara Denpasar kami (Saya dan Fadhila) naik taksi ke B Hotel yang letaknya di jalan Diponegoro nomor 508 dengan tarif yang tidak terlalu mahal Sembilan Puluh Ribu Tupiah. Kami lapor diri ke panitia dengan menyerahkan surat tugas dan biaya perjalanan kemudian dilanjutkan dengan makan malam yang ditemani oleh Bapak Sudarto sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yang hadir di B Hotel lebih awal dari kami

Ada tiga guru SMP Labshool Jakarta yang datang ke Bali di hari yang sama tetapi dengan tujuan yang berbeda. Saya sebagai pendamping lomba Matematika dan Sains, pak Asdi sebagai pendamping lomba tari tradisional, dan pak Sudarto membedah kurikulum CIBI (Cerdas Istimewa dan Berbakat Istimewa). Fadhila merupakan siswa satu-satunya sebagai wakil dari DKI untuk lomba Matematika dan Sains.

Pukul 07.00 waktu Bali kami sarapan dengan sudah berpakaian lengkap batik untuk persiapan pembukaan yang direncanakan pukul 08.00 WITA. Ada 4 bus yang akan mengantar kami yang menginap di B Hotel ke tempat acara dan pembukaenjadian. Mereka ada yang dari Lampung, Balikpapan, Jambi, Tanggerang, Sukabumi, Bandung, Semarang, Surabya, Bali dan lainnya. Kami sangat senang bisa berkumpul dengan orang-orang hebat di Indonesia. Maju terus generasi Indonesia yang kelak akan menjadi generasi emas Indonesia.

Sabtu, 16 November 2013

Akrab Labs


Pada hari uni, Jumat 8 November 2013 SMP Labschool Jakarta mengadakan tiga kegiatan yang disatukan menjadi satu yang disebut Akrab Labs. Ketiga kegiatan itu yaitu Peringatan tahun baru  1435 H, Lomba kreatifitas Agama (LOKETA), dan Bulan Bahasa (BULBA).  Empat angkatan yaitu kelas VII, VIII, IX, dan Akselerasi dikumpulkan dalam satu ruangan Auditorium Labschool untuk pembukaan dan pencerahan Agama oleh Ustad Usmaidas.

Materi pencerahan tentang prabadi Rasulallah yang memiliki hati yang baik dan suci, sehingga ucapan dan prilakunya baik dan tidak menyakitkan orang lain. Ustad yang terkenal dengan penyampaian ceramahnya yang puitis dan humoris ini  membuat siswa senang dengan gelak tawa dan terasa tidak membosankan.

Akrab Labs yang merupakan ajang kreativitas Agama dan Bahasa, yang mengambil tema "Jadikan semangat Muharam dan sumpah pemuda sebagai teladan dalam berkompetisi untuk  menjadi pribadi yang unggul", mudah-mudahan generasi Indonesia menjadi generasi unggul.

Senin, 26 November 2012

GO GREEN UAS I


Semangat mempersiapkan pelaksanaan Ulangan Akhir Semester (UAS) 1 sudah mulai terasa. Mulai dari semangat siswa SMP Labschool Jakarta yang sudah terlihat meningkat semangat belajar dan mempersiapkan aktivitas yang menunjang prestasi akademik mereka. Juga orang tua siswa yang turut serta membantu mendukung keberhasilan akademik putranya dengan mambagikan kumpulan soal-soal  tahun lalu. Termasuk guru-guru juga mulai terlihat sangat sibuk mulai dari memberikan remedial dan perbaikan, latihan soal-soal  RSBI dan reguler.

Usaha untuk mendukung program  go green atau mengurangi pemakaian kertas di lingkungan sekolah, ada beberapa usaha yang telah dilakukan yaitu dengan melakukan Tes Online dan juga memberikan kumpulan soal-soal ulangan akhir semester dalam bentuk soft copy yang dapat di download siswa Labschool  dan siswa yang lainnya di Indonesia atau Dunia. Semoga program go green mendapat dukungan kita semua khususnya pada dunia pendidikan dan non pendidikan, sehingga kita dapat menyelamatkan Bumi tercinta kita.

Kompetisi IPA SMP DKI


Pada hari  Minggu, tanggal 25 November 2012 di SMPN 1 yang tepatnya di daerah Cikini Jakarta Pusat. Sebelum siswa mengikuti kompetisi pada pukul 07.00 sampai 08.00  registrasi atau daftar ulang. Di Hall Basket SMPN 1 Jakarta, semua siswa yang ikut kompetisi dikumpulkan untuk diberikan pengarahan tentang pelaksanaan kompetisi. Setiap tingkatan atau kelas VII, VIII, dan IX dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang mengikuti kompetisi isian singkat tentang IPA dan kelompok yang mengikuti kompetisi praktik IPA yang diundi jenis praktik yang akan didapatkan peserta kompetisi.

Sambil mendengarkan panitia kompetisi yang sedang memberikan arahannya kepada peserta kompetisi, saya mengamati ternyata di sekeliling dinding hall dipenuhi hasil-hasil karya siswa atau alumni yang dapat berupa fotografi dan display siswa. Pemilihan SMPN 1 Jakarta sebagai tempat pelaksanaan lomba tingkat DKI karena ketua MGMP IPA DKI  yaitu Bapak Drs. Bambang Muluk menjadi kepala sekolah tersebut. Sempitnya arena parkir  ditambah ada pertemuan ALUMNI menyebabkan suasana semakin ramai dan parkir kendaraan di luar SMP.

Sekitar pukul 11.00 peserta kompetisi selesai, beragam celoteh dan ekspresi dari anak-anak cerdas dan baik itu. Ada yang ceriah diiringi dengan lompat sambil mengepalkan tangan kanannya dan berucap "YES". Ada juga yang merasa cemas karena mendapat undian praktik yang agak susah dan belum diselesaikan karena dibatasi oleh waktu. Mereka harus menjawab isian singkat tentang IPA sebanyak 25 nomor dengan waktu setiap nomor sekitar 2 sampai 3 menit dan praktik selama 30 menit.

Ada 3 siswa kelas VII dari SMP Lasbchool Jakarta yang lolos ke tingkat DKI dan 1 siswa kelas VII dari SMP Lasbchool Kebayoran. Dari informasi yang penulis dapatkan dari ketiga siswa yang mengikuti kompetisi bahwa materi kelas VII yaitu tentang Fisika dan Kimia dan praktiknya dapat berupa: Massa jenis, Asam dan basa, reaksi kimia dan fisika. Untuk kelas VIII materinya Biologi dan kelas IX materinya Fisika dan Kimia.

Panitia Kompetisi IPA SMP DKI akan memberikan undangan kepada seluruh peserta yang mengkuti lomba tingkat DKI dan guru pendamping untuk menghadiri pengumuman pemenang kompetisi dengan waktu dan tempat pelaksanaannya belum ditentukan. Hingga tulisan ini ditulis, belum ada informasi kapan dan dimana pengumuman pemenang kompetisi. Semoga IPA semakin dicintai oleh anak-anak Indonesia dan Dunia. Mari kita Cintai IPA

Selasa, 20 November 2012

Kompetisi IPA MGMP DKI Tahun 2012

Setiap tahun Musyawarah Guru Mata Pelajaran IPA SMP DKI selalu mengadakan kompetisi. Seleksi mulai dilakukan dari tingkat Kecamatan kemudian dilanjutkan ke tingkat Kodya dan finalnya di tingkat DKI. Biasanya lomba dilaksanakan di setiap hari minggu. Untuk tahun 2012 ini dimulai pada hari minggu, tanggal  11 November 2012. Peringkat lima terbesar tiap tingkatan kelas VII, VIII, dan IX akan mengikuti seleksi tingkat Kodya yang dilaksanakan pada hari minggu, tangggal 18 November 2012 dan tingkat DKI akan dilaksanakan pada hari minggu, tanggal 25 November 2012.

Siswa SMP Labschool Jakarta yang mengikuti lomba tahun ini sebanyak 55 siswa dari tiga tingkatan kelas dan jumlah siswa yang lolos untuk mengikuti seleksi tingkat Kodya sebanyak 12 Orang, dengan rincian Kelas VII sebanyak 7 orang, Kelas 8 sebanyak 2 Orang, dan kelas IX sebanyak 3 Orang.
Nama dan kelas dari siswa yang patut mendapat ucapan selamat atas prestasinya antara lain yaitu:

1. Arsa Radix                    kelas VII B
2. M. Fakhruddin             kelas VII D
3. Alfarizki R.                  kelas VII F
4. Alif Satrio W.               kelas Aksel 1
5. Faisal Rahmat               kelas Aksel 1
6. Puti Azalia                    kelas Aksel 1
7. Salma Putri S                kelas Aksel 1
8. Tetra Mutiara                kelas VIII C
9. Nafisa Hanum               kelas  VIII C
10.M.S. Adhi Pradana      kelas Aksel2
11. Ajie Tri                       kelas  IX B
12. Annisa Safitri             kelas  IX A

Matapelajaran yang diseleksikan untuk kelas VII yaitu Fisika dan Kimia semester I, Kelas VIII yaitu Biologi, sedangkan kelas IX gabungan Fisika dan Biologi semester I.

Untuk mengetahui jenis soal kelas VII, VIII, dan IX untuk tingkat kecamatan pada tahun 2012 dapat di Download di sini.

Soal Kelas VII
Soal Kelas VIII
Soal Kelas IX

Siswa - siswa di atas mengikuti seleksi tingkat Kodya Jakarta Timur yang diadakan di SMPN 275 di sekitar Halim. Hasil dari lomba tersebut  dapat dilihat di sini. Dari 12 siswa yang  mengikuti lomba tingkat Kodya yang lolos dan masuk ke tingkat DKI sebanyak 3 orang yaitu:

1. Puti Azalia
2. Salma Putri S.
3. Arsa Radix

Mereka akan berkompetisi pada hari Minggu, tanggal 25 November 2012 di SMPN 1 Jakarta. Untuk soal IPA kelas VII dan IX tingkat Kodya Jakarta Timur tahun 2012 dapat di Download di sini.

Kelas VII
Kelas IX

Semoga dengan banyak berlatih soal-soal kompetisi IPA dan juga sering mengikuti banyak lomba IPA membuat anak-anak Indonesia semakin mencintai IPA.Terus Maju Anak - anak Indonesiaku!

Selasa, 06 November 2012

Siapakah orang terpenting saya?

Pagi yang lalu saya menyimak ceramah dari Ustadz Yusuf Mansyur di ANTV, yang intinya agar kita selalu mengikutsertakan dalam doa kita: keluarga, tetangga, dan saudara-saudara kita. Terkadang kita hanya cenderung kepada keluarga dan sudara satu ikatan darah yang tinggalnya jauh dari kita daripada teman se kantor atau tetangga dekat rumah kita. Kita seakan tidak sadar bahwa mereka (teman-teman se kantor dan tetangga rumah) merupakan orang terpenting kita. Kenapa mereka dianggap orang terpenting? Karena merekalah orang pertama yang akan membantu kita kalau kita mendapatkan musibah di kantor atau di rumah kita.

Ada satu cerita menarik yang terjadi saat Iedul Qurban yang minggu lalu baru kita laksanakan. Saat pendistribusian hewan qurban di salah satu sekolah swasta di Jakarta Timur  banyak ibu-ibu dan anak-anak untuk meminta bagian dari qurban yang dilaksanakan di sekolah itu, walaupun panitia qurban sudah memberikan kepada ke ketua-ketua RT di sekitar sekolah agar didistribusikan kepada warganya masing-masing. Saat kerumunan itu terjadi secara tidak sengaja ada orang yang membawa kepala sapi yang terjatuh dan mengenai kaki salah seorang ibu yang sedang antri meminta jatah qurban. Kaki ibu itu berdarah yang bercampur dengan darah sapi, melihat kejadian itu ada seorang ibu yang tidak dikenal oleh korban langsung berinisiatif mengambil tindakan dengan merobek bagian tepi kainnya untuk membalut kaki ibu tersebut agar pendarahan ibu tersebut tidak terlalu banyak yang ke luar. Lalu dia membawa ibu tersebut untuk menemui panitia agar korban di bawa ke rumah sakit.

Melihat kejadian itu saya cukup terharu, begitu pentingnya orang-orang dekat di sekitar kita. mengapa kita terkadang acuh sama mereka dan selalu perhatian pada keluarga dan saudara-saudara satu ikatan darah yang jauh dari kita. Mungkin itu makna bahwa orang-orang terdekat dimana kita berada merupakan orang-orang terpenting. Mereka yang harusnya kita kasihi atau sayangi atau lebih kita perhatikan. Mari kita pentingkan orang-orang terpenting kita.


Minggu, 04 November 2012

Mari kita hantarkan anak-anak kita menjadi mumin yang kuat


Muslim dan Mumin merupakan gelar seorang yang beragama islam dan telah meyakini 6 rukun iman. kedua kata tersebut (muslim dan mukmin) banyak ditulis di dalam Al-Quran, dan yang paling banyak ditulis yaitu kata mumin. Boleh juga dikatakan bahwa tidak semua orang muslim itu termasuk orang mumin namun semua orang mumin termasuk kedalam orang muslim. Kalau dibuat diagram venn akan seperti gambar di bawah ini:
Kalau merujuk ke dalam surat Al Imran ayat 16 dan 17, satu syarat dari beberapa syarat orang bertaqwa yaitu Mumin. Orang mumin juga memiliki tingkatan-tingkatan dengan tingkatan yang paling tinggi yaitu orang yang bertaqwa (Muttaqin). Di dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Abuhurairah Nabi berpesan kepada kita bahwa "Mumin yang kuat lebih baik daripada mumin yang lemah".
Makna kuat dalam hadist tersebut dapat berarti kuat secara fisik (jasmani), kuat  ruhani atau telah terpatri kokoh iman di dalam hati-hati kita, kuat ekonomi (mumin yang kaya), dan kuat teknologi. Sebagai orang tua dan pendidik yang tentu saja memiliki amanah berupa anak, mari kita hantarkan anak-anak kita menjadi mumin yang kuat sebagaimana hadist Nabi tersebut.
Ada istilah "Membaca agar kita mengenal dunia, menulis agar kita dikenal dunia, bertaqwa agar kita bahagia di akhirat". Semoga anak-anak kita dan anak didik kita di kenal di dunia dan di akhirat. AMIN.




Rabu, 12 Oktober 2011

Resonansi Bunyi Persembahan dari Siswa Akselerasi

Resonansi bunyi dari siswa akselerasi SMP Labschool Jakarta. Sedikit berbagi untuk memajukan pendidikan kita. Karya yang mungkin dianggap sederhana ini merupakan kolaborasi kemampuan bereksperimen, penyampaian, pengambilan gambar dan bunyi, editing video, dan Publikasi. Inilah tampilan mereka yang semua kemampuan itu pada umumnya mereka garap sendiri. Silahkan amati karya kecil mereka untuk kita semua.






































Minggu, 10 Juli 2011

MENJADI GURU YANG BERKARAKTER

Acara Lokakarya Guru dan Karyawan TK, SMP, SMA Labschool Rawamangun, Kebayoran, dan Cibubur dilaksanakan selama dua hari yaitu Rabu & Kamis (6&7 Juli 2011) untuk menyambut tahun pelajaran 2011/2012. Selain saling Silaturrahmi diantara kami (guru-guru Labschool) kami juga dapat pencerahan dari berbagai nara sumber seperti pakar pendidikan Prof. DR. Arief Rahman, M.Pd., Prof. Dr. Conny Semiawan, DR. Rahmat, dan Motivator Arvan Pradiansyah.
 Prof. Arief Rahman
Prof. Arief mengatakan bahwa ada 8 faktor yang membantu kesuksesan seseorang khususnya guru antara lain: 1)Prestasi yang di dalamnya terdapat kedudukan, kemauan belajar, dan kemauan memperbaiki diri, 2)Integritas yang di dalamnya termasuk konsistensi, 3)Kecerdasan yang meliputi kecerdasan Intelegensi, Emosi, dan Spiritual, 4)Keseimbangan yang di dalamnya terdapat fleksibel dan toleransi kepada ketidak sempurnaan, 5)Rasa Tanggung Jawab yang dapat berupa komitmen terhadap tugas, 6)Keberanian, 7)Keadilan, dan 8)Keteguhan keyakinan.
Sedangkan untuk siswa , ada 10 keterampilannya yang perlu kita kembangkan antara lain:1)Kreativitas (creative) yang memiliki ciri-ciri: rasa ingin tahu besar, sering mengajukan pertanyaan yang berbobot, menonjol dalam suatu bidang studi, dan daya imajinasi yang tinggi. 2) Pembaharuan (Inovative) dengan ciri berupa banyak memberikan gagasan yang baru. 3)Kritis 4) Rasa ingin tahu 5) Daya paham 6) Analisis 7)Penyatuan 8)Prediksi 9)jawaban sementara 10)Daya ingat.

Prof. Conny Semiawan
 Sementara Prof. Conny mengatakan bahwa kita perlu "Mensitesakan Otak" yaitu dengan cara mengubah paradigma atau mindset sehingga akan mengubah struktur otak kita. Perubahan struktur otak akibat dari terhubungkan neuron-neuron yang jumlahnya milyaran.
Sementara pembentukan karakter harus dilihat dari 3 V yaitu 1)View yang dapat berupa opini, cara pandang, atau pola pikir. 2)Value yaitu nilai-nilai luhur yang perlu dikembangkan, dan 3)Virtue yang dapat berupa kebajikan.
 Arvan Pradiansyah
Guru-guru juga dimotivasi oleh Pak Arvan, dengan 7 prinsip untuk menjadi guru yang berkarakter antara lain:
1)Be Responsible, artinya guru yang berkarakter harus bertanggung jawab 100% terhadap apapun yang terjadi dalam hidup dan pekerjaannya. Telunjuknya selalu mengarah ke dalam qolbunya dan tidak keluar (orang lain) yang salah.
2)Orientasi pada  Action dengan dilandasi pada pertanyaan What (apa) dan How (bagaimana) seperti what can I do (apa yang dapat aku lakukan)? dan How can I do it (bagaimana aku melakukan itu)? bukan why? when? atau who? yang terkesan alasan dan menyalahkan orang lain. 
3)Memperpendek waktu apa yang kita tahu dengan apa yang kita kerjakan. Terkadang banyak pengetahuan telah kita dapatkan namun jarang kita terapkan atau baru kita terapkan kalau kita telah tersadar seperti, kita tahu bahwa berolah raga sangat penting bagi tubuh untuk sehat tapi pengetahuan itu kita tidak lakukan mungkin karena kesibukan rutinitas kita dan kita menyadari itu kalau kita sakit atau baru sadar pentingnya kesehatan dan berolahraga.
4)Lakukan hal-hal yang penting dan hindari hal-hal yang tidak penting. Terkadang agak sulit membedakan apakah suatu hal itu penting atau tidak penting, untuk itu harus mengacu pada program gagasan yang akan laksanakan.
5)Perbanyak menggunakan Pengaruh (Influence) dibandingkan menggunakan Kekuatan (Power).  Pengaruh umumnya menggunakan alasan rasional dan pendekatan qolbu sedangkan kekuatan menggunakan ancaman, pemaksaan dan sogokan.
6)Ubahlah paradigma. Kekuatan dari paradigma mengacu pada SEE ==> DO ==> GET.
7)Becoming Role Model  (Menjadi Suritauladan). Umumnya orang melihat bukan apa yang dikatakan tetapi apa yang dikerjakan atau kesesuaian antara perkataan dan perbuatan.

Kamis, 30 Juni 2011

INDAHNYA KEBERSAMAAN

Pada tanggal 26 - 27 Juni 2011, Guru-guru dan Karyawan SMP Labschool Jakarta mengadakan arisan keluarga yang bertempat di sekitar Lembang Bandung tepatnya di Ciater Subang. Awalnya kami berkumpul di Sekolah pada pukul 07.00 WIB, pada pukul 07.30 diadakan apel pemberangkatan oleh ketua BPS Bunda Indira. Tepat pukul 08.00 kami berangkat dengan rute Jakarta-Tol Cikampek-Tol Padalarang-Tol Cileunyi dan keluar pintu gerbang tol Pasteur dan mengarah ke Lembang.
Sebelum sampai di Lembang, kami belok kiri untuk mengunjungi Kampoeng Gajah, di benak kami terpikir di sana banyak gajah seperti kebun binatang Ragunan, di gerbang kampoeng gajah memang banyak sekali patung gajah di jejerkan di pinggir jalan membuat anak-anak banyak yang bersorak sorai menyaksikan banyak patung gajah.
Setelah makan siang bersama keluarga besar Labschool di sana, Panitia mengumumkan bahwa acara bebas di kampoeng gajah hanya sampai dengan pukul 16.00. Masing-masing keluarga membawa anggota keluarganya menikmati fasilitas yang ada di sana, ada yang bermain di taman, ada yang bermain bebek-bebekan, dan ada juga yang duduk-duduk sambil menikmati fanorama pegunungan yang biru dan hijau oleh pepohonan Lembang.

Sambil menikmati udara Lembang yang sejuk, saya pun bertanya ke salah seorang penjaga tempat bermain anak-anak, di mana gajah-gajah itu berada? Orang itu menjawab dengan santai bahwa  gajah itu hanya patung-patung yang ada di pinggir jalan itu saja. Dengan sedikit kecewa di dalam hati saya menggerutu ya....h, hanya patung saja....
Tepat pukul 16.00, kami melanjutkan perjalanan menuju Hotel Sari Ater yang tentu saja melewati jalanan yang berkelok-kelok, terkadang menanjak dan terkadang turun melewati hutan cemara di pegunungan tangkuban perahu.Di Sari Ater, kami menikmati fasilitas yang ada di sana berupa kolam renang air panas yang buka 24 jam. Sambil menikmati kambing guling yang hangat dan jagung rebus, kami juga asyik berdendang bersama keluarga besar SMP Labschool Jakarta. Tak terasa malam sudah larut kami pun kembali ke kamar masing-masing untuk lepas lelah dari perjalanan dan memanjakan anak-anak kami yang sering kami tinggal dari pukul 05.00 sampai dengan pukul 20.00.
Setelah sarapan pagi, tepatnya pukul 09.00 kami sudah harus check out hotel untuk melanjutkan perjalanan menuju Tangkuban Perahu. Perjalanan menuju tangkuban perahu sangat indah dan kelokannya sangat tajam, bahkan ada kelokan yang hampir 180 derajat, hanpir setiap kelokan diberikan cermin cembung besar untuk melihat kendaraan yang terhalang oleh kelokan. Karena seperti di hutan dimana tidak ada penerangan oleh karena itu untuk para pengendara yang mau pergi ke sana agar berhati-hati khususnya pada saat hujan atau kabut turun. Tempat objek wisata ini mulai buka pukul 07.00 dan tutup pukul 17.00.

Udara di Tankuban Perahu sangat dingin dan sering turun hujan. Ketika turun hujan sering turun kabut dari pegunungan yang mengurangi jarak pandang. Kubangan kawah terlihat menganga seakan menjadi bukti telah terjadi letusan yang sangat besar sampai menyisakan kubangan besar.
Sambil menikmati cemilan yang kami bawa dari rumah, dan buah strobery yang dijajakan di sana dengan harga yang relatif murah dengan rasanya manis dan asam terasa hilang penat dan lelah rutinitas harian yang tak  pernah habis.
Gunung tangkuban perahu ini berada pada ketinggian 1830 meter dari permukaan laut. Jika setiap kenaikan 100 meter dari permukaan laut tekanan udara turun sekitar 1 cmHg, Jika pada ketinggian 1830 meter dari permukaan laut tekanan udara menurun sebesar 18,3 cmHg. Jika Jakarta yang letaknya di daerah pantai dengan tekanan udara sekitar 76 cmHg maka di Tangkuban Perahu tekanan udara menjadi sekitar            57,7 cmHg. Adaptasi perbedaan tekanan udara inilah yang menyebabkan telinga kita terasa agak sakit ketika berada di pegunungan.
Setelah shalat Jama' taqdim Dzuhur dengan Ashar yang dikerjakan di waktu Dzuhur, kami siap-siap untuk pulang kembali ke Jakarta. Tak terasa perut pun minta jatah untuk diisi karena sudah lewat waktu makan siang. Ke arah perjalanan pulang kami mampir di rumah makan khas sunda tepatnya Rumah Makan Abah di Subang. Karena rombongan yang cukup banyak 3 Bus Besar dan 2 mobil kecil maka kami harus menunggu sekitar 30 menit untuk persiapan. Sambil menunggu kami menikmati pemandangan alam sambil lesehan yang di pinggirnya terdapat kolam ikan mas. Anak-anak terhibur oleh ikan-ikan yang warna warni dan sangat banyak.

Rabu, 15 Juni 2011

Conferensi Kasus ADHD

ADHD merupakan kependekan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder yaitu gangguan hiperaktif defisit perhatian atau sering kita kenal dengan Autis. Biasanya untuk anak autis memiliki sifat Impulsif dengan perilaku seperti tidak mampu mengontrol diri, cenderung agresif, melanggar peraturan,cepat bosan, tidak fokus, tidak bisa belajar mandiri, dan mudah lupa. 
 Di SMP Labschool Jakarta ada satu anak yang tergolong kedalam ADHD, sehingga guru-guru mendapat tantangan untuk mendidik anak tersebut dan menghantarkannya ke gerbang keberhasilan di tingkat SMP. Sebut saja nama anak itu Sujiwo (bukan nama sebenarnya), secara akademis Sujiwo tidak bermasalah namun di kelasnya cukup menggangu karena sering berteriak-teriak, sering memanggil nama orang tua temannya, sering keluar masuk kelas dan lain sebagainya.
Guru-guru tidak bisa memberikan sanksi yang sama sebagaimana sanksi anak-anak non ADHD, penanganan biasanya memberikan teguran dengan kontak mata dan dilakukan secara terus menerus. Kehebatan Sujiwo selain tidak masalah dalam hal akademis, dia juga amat sangat menyukai komputer dan energinya sangat besar. Biasanya Sujiwo sangat dianjurkan untuk berlari atau lompat-lompat untuk mengurangi kelebihan energinya.
Pada hari ini, Rabu, tanggal 15 Juni 2011 guru-guru SMP Labschool Jakarta mendapat pencerahan dari pakar anak Autis (Psikolog) yaitu DR. Adriana, M.Psi. Beliau menjelaskan beragam ciri-ciri dan penanganan anak Autis karena Beliau selain mumpuni secara teori juga memiliki anak dan sekolah khusus yang menangani anak-anak Autis.
SELAMAT BERJUANG TEMAN-TEMANKU.

Jumat, 10 Juni 2011

Congratulation to Forlacendrix SMP Labschool Jakarta

Pada hari Sabtu, 4 Juni 2011 dimana pada hari itu sebenarnya merupakan hari libur untuk siswa SMP Labschool Jakarta namun karena ada pengumuman kelulusan dan pemberian rapor  maka seluruh siswa dan orang tua kelas 9 dan Akselerasi 2 berkumpul pada pukul 08.30 di lapangan SMP Labschool Jakarta.

pada saat itu semua siswa duduk di lapangan dikelilingi oleh guru-guru dan orang tua, acara dibuka dan sambutan mulai dari kepala sekolah dan ketua Badan Pengelola Sekolah (BPS). Sebelum diumumkan kelulusan kepala sekolah memberikan penghargaan kepada siswa yang mengalami kenaikan jumlah nilai UN yang sangat signifikan berupa uang sebesar Rp 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).

Kemudian dilanjutkan dengan pengumuman bahwa untuk tahun 2011 angkatan ke 17 (Forlacendrix) dinyatakan lulus 100%. suasana saat itu penuh dengan suka cita dan kegembiraan. seluruh siswa melampiasan kegembiraan itu dengan coret-coret  spanduk yang telah disediakan sekolah di sekitar Labschool dengan panjang sekitar 20 meter.

SELAMAT DAN SUKSES SELALU UNTUK ANGKATAN KE - 17 (FORLACENDRIX)
WE  WISH YOU WILL BE SMART STUDENTS IN THE SENIOR HIGH SCHOOL.

Strategi Pembelajaran Inquiri

Strategi pembelajaran Inquiri diberikan oleh pendidik agar siswa menemukan fenomena yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini sangat menarik karena setiap siswa akan memberikan jawaban yang bervariatif. Divergensi jawaban siswa membuat beragam pemikiran orsinil siswa dan menumbukan neuron-neuron di otak siswa yang membuat metaforming pemikiran.

Salah satu contoh strategi pembelajaran dengan metode Inquiri didalam pembelajaran IPA Fisika.
Alat dan bahan: Wadah untuk pembakaran, Sepriritus (sejenis alkohol), dan Pembakar.
Letakkan wadah pembakar di depan kelas dan masukkan sepiritus ke dalam wadah lalu di bakar. pada saat pembakaran diharapkan siswa mengamati mulai dari menyala, terasa panas kalau didekatkan, dan sepiritus akan habis seiring dengan api yang mengecil.

Kemudian tuangkan lagi sepiritus ke dalam wadah dan tuangkan air juga ke dalam wadah itu, buatlah pertanyaan "apakah sepiritus akan tetap menyala atau tidak?" dijawab siswa di kertas siswa dengan alasannya.Setelah siswa menjawab seluruhnya maka bakarlah campuran itu, apakah jawabannya? Apakah yang dihasilkan setelah api dalam wadah itu mati? dijelaskan mengapa hal itu terjadi?

Rapat Kerja SMP Labschool Jakarta dan Cibubur

Untuk mempersiapkan proses pembelajaran di SMP Labschool Jakarta dan Cibubur, dari hari Jumat (10/6) sampai dengan Sabtu (11/6) mengadakan Rapat Kerja dengan Tema "From the Class to achieve the Excellent". Rapat kerja ini merupakan agenda rutin tahunan dengan tema tentu saja berbeda- beda untuk setiap tahunnya.

Menyikapi  Issue pendidikan saat ini yaitu RSBI dan Pendidikan Berkarakter, SMP Labschool tentu saja terus berbenah memberikan pelayanan yang bermutu dikedua issue itu. Agenda rapat kerja itu antara lain:

Jumat, 10 Juni 2011
13.30 - 14.00                Pembukaan
14.00 - 14.45                Kebijakan Badan Pengelola Sekolah dalam peningkatan kualitas sekolah
14.45 - 15.15                Pembagian tugas mengajar dan wali kelas
15.15 - 15.45                ISOMA
15.45 - 17.15                Penguatan konsep dan Implementasi program akselerasi
                                     oleh  Dra. Tita Srihayati, M.Phil.SNE
17.15 - 17.30                Evaluasi pelaksanaan

Sabtu, 11 Juni 2011
07.00 - 07.30               Registrasi
07.30 - 08.30               Model-model pembelajaran oleh DR. Moch. Sukardjo, M.Pd.
08.30 - 09.30               Penguatan pelaksanaan RSBI dan Sekolah Berkarakter (oleh Pimpinan SMP         
                                    Labschool Jakarta dan Cibubur)
09.30 - 10.00              Diskusi matapelajaran serumpun
10.00 - 10.15              Istirahat
10.15 - 12.00              Menyusun Program Pembelajaran
12.00 - 13.00              ISOMA
13.00 - 15.00              Melanjutkan penyusunan program pembelajaran
15.00 - 15.30              Istirahat
15.30 - 16.30              Laporan
16.30 - 17.00              Penutupan

kegiatan ini diikuti oleh guru-guru dan karyawan SMP Labschool Jakarta sebanyak 44 orang dan guru-guru dan karyawan SMP Labschool Cibubur sebanyak 15 orang.
Selamat berjuang teman-teman guru Labschool dan temana-teman guru di Indonesia, Mari kita menjadi pahlawan yang berjasa untuk kemajuan ANAK BANGSA.